Experiental Marketing : Permainan Semua Panca Indera




Konsep experiental marketing tentunya bukan merupakan suatu hal yang baru di dunia marketing.  Bagi yang belum tau experiental marketing adalah suatu bentuk promosi yang tidak hanya bermain pada 2 panca indra (mata dan telinga) namun turut melibatkan 5 panca indera sekaligus.

Lalu bagaimana konsepnya?

Bentuk paling simple dari experiental marketing adalah misalkan ketika suatu restoran mempromosikan menu baru, lalu mereka membuat campaign yaitu memberikan suatu pertunjukan masak didepan para pengunjungnya dan membagikan sampel makanan secara cuma -cuma. 

Disitu para customer akan sangat memperhatikan setiap detil proses pembuatan makanan dan membuat mereka tertarik untuk mencoba, bahkan untuk kebiasaan jaman sekarang, mereka akan merekam dan upload atraksi memasak tersebut pada social media mereka, dan hal ini akan menjadi suatu bentuk promosi yang efektif daripada restoran tersebut harus membagikan brosur di pinggir jalan dan memberi tahu bahwa mereka sedang launching menu makanan baru.


Di era perkembangan teknologi saat ini, orang - orang akan lebih tertarik dengan sesuatu yang visual dan bergerak. Karena hal itu secara psikologis akan menarik perhatian mereka. 


Lebih berkesan untuk Konsumen
Membuat kesan kepada konsumen bukanlah sebuah tugas yang mudah untuk sebuah brand. Pasti kita ingat campaign 10000 langkah per hari yang di kampanyekan oleh Susu Anlene. Kampanye ini disuarakan dalam rangka pencegahan penyakit keropos tulang. Disaat yang sama Anlene mencoba untuk encourage pesertanya untuk melengkapi usaha mereka mencegah penyakit keropos tulang dan dibantu dengan mengkonsumsi Susu Anlene.

  

Anlene Berhasil Ajak 10.000 Masyarakat Indonesia Aktif Bergerak

detik.com


Penjelasan Produk Secara Interaktif
Penjelasan produk sacara interaktif juga menjadi nilai tambah dalam melakukan experiental marketing sebagai bentuk promosi. Para konsumen menjadi lebih bisa mendapatkan pembuktian mengenai fitur yang ditawarkan oleh sebuah produk. Di era digital ini, brand tidak lagi dapat memberikan hanya sekedar janji, namun bukti nyata dari sebuah fitur yang ditawarkan.


Mari kita ambil contoh pada campaign Smart Fortwo Electric Drive.

Selama ini kita mengetahui bahwa smart car adalah sebuah kendaraan yang eco-friendly, namun disini Smart Fortwo menawarkan fitur akselerasi. Cara mereka membuktikan bahwa fitur mereka bukan main main adalah mereka membuat game console yang digerakan manual dengan mobil. Mobil akan bergerak maju dan mundur untuk dapat memenangkan permainan. Hal ini tentunya sebagai ajang pembuktian bahwa mobil mereka benar - benar handal pada akselerasi.




Selain itu, experiental marketing juga akan menjadi salah satu bentuk pengaplikasian viral marketing. Semakin menarik ide experiental marketing yang diterapkan semakin tertarik juga orang orang untuk menyebarkan campaign ini melalui social media mereka. Salah satu contoh experiental marketing yang menjadi viral pada waktu itu adalah Coca Cola Happiness Machine.




Mereka mencetuskan ide tentang Vending Machine yang tidak hanya mengeluarkan coca cola namun kebahagiaan. Message nya tetap satu "vending machine that delivers happiness" namun mereka berhasil mengemas experiental marketingi ini menjadi satu hal yang menarik. Video ini berhasil menembus 9,6M penonton di YouTube. 

Tertarik menerapkan Experiental Marketing?






Elvierajoesha

Disclaimer: The photos do not belong to us (except the ones we personally shot.) All photos are only used by commenting reasons and no photos are used for commercial reasons unless specified.

No comments:

Post a Comment

SUBSCRIBE